Warung Bebas

Sabtu, 13 Agustus 2011

Sinopsis Heartstrings episode 13 part 1

Sinopsis Heartstrings episode 13 part 1












Su Myeong berlari tergesa-gesa ke arah Seok Hyeon. Ia membawa kabar buruk tentunya.
"Apa katamu?" Seok Hyeon terkejut mendengar pernyataan Su Myeong.
"Pentas musikal. . . tidak akan lagi diselenggarakan. Pentas musical telah dibatalkan." 
Hening.. Semuanya berubah menjadi sedih.
Pentas musikal dibatalkan? Bahkan mereka semua sudah berlatih keras dan semua sia-sia?

Seok Hyeon ingin mendapatkan penjelasan dari ketua, "Semuanya, silakan bersiap-siap. Kita akan segera berkumpul untuk membicarakan hal ini."
"Kau mau ke mana?" tanya Yoon Soo.
"Aku akan harus pergi dan berbicara dengan ketua." Seok Hyeon pergi ke ruangan ketua.
Lee Shin yang menyadari kekhawatiran pada Gyu Won, ia menggenggam tangan Gyu Won erat.

"Apa semua ini lagi-lagi karena aku?" pikir Gyu Won.
Lee Shin menjawab, "Kau tidak melakukan sesuatu yang salah. Direktur akan mengurusnya."
Sebenarnya, ketua ada di pihak pro, tapi karena pengaruh dari istrinya, ia engga memiliki banyak pilihan.

"Apa yang terjadi di sini?" tanya Seok Hyeon saat ia datang menghadap ketua.
"Aku juga tidak bisa mengatakan apapun." jawab ketua.
"Ibu Hee Joo. . .bukan. . maksudku istri ketua... Aku ingin berbicara dengan istri ketua?"
"Dia baru saja pergi. Mengapa Kau tidak pergi dan mengejarnya?" saran ketua. Ketua juga engga lupa buat minta maaf. "Maafkan aku. Tidak ada yang bisa aku lakukan."
Kim Seok Hyeon berusaha mengejar ibu Hee Joo engga berjalan engga jauh.

"Tunggu! Apa alasanmu untuk melakukan hal ini?" tanya Seok Hyeon.
Ibu Hee Joo memberikan alasan lain, ia bahkan engga menyebutkan kalau semua ini karena Hee Joo yang engga bisa ikut berpartisipasi, "Apakah kau belum mendengarnya dari Kepala Sekolah? Sejak awal, sudah ada banyak masalah yang muncul. Semua masalah sudah terselesaikan." 
"Semuanya berjalan dengan baik sekarang." jawab Seok Hyeon. 
"Terlepas dari apakah acara berjalan dengan baik atau buruk, aku tidak suka mendengarkan rumor. Maafkan aku." kata ibu Hee Joo.
"Secara kebetulan, apa ini terkait dengan Hee Joo ? Jika tidak ada yang salah dengan dirinya, tidak ada alasan untuk melakukan hal ini." jaawab Seok Hyeon.
"Keputusan ini dibuat bersama dengan kesepakatan dari Hee Joo .  Anyways, aku sangat menyesal." Ibu Hee Joo meninggalkan Seok Hyeon.
Dan, Profesor Im datang.

"Apakah ini semua ulahmu?" tanya Seok Hyeon sinis pada Profesor Im.
"Apa yang Kau katakana, kenapa kau membentakku." jawab profesor Im yang engga suka kalau ia dipojokkan. "Terlepas dari apa yang telah Kau lakukan, aku masih menjabat sebagai Kepala Fakultas."
Seok Hyeon mengulangi kata-katanya, "Untuk pentas musical yang berubah seperti ini, tidakkah Kau berpikir kalau semua ini adalah hal yang kau inginkan? Aku rasa, ini adalah apa yang Kau inginkan."
Joon Hee berusaha menghubungi Hee Joo untuk mengetahui sebenarnya ada alasan apa dibalik dibatalkannya pentas musikal kampus. Tapi Hee Joo malah mematikan handphonenya.

"Hei, telepon Han Hee Joo lagi." suruh Su Myeong pada Joon Hee.
"Teleponnya dimatikan." jawab Joon Hee.
"Ini benar-benar buruk."
"Haruskah aku pergi mencari dia?"
Direktur Kim Seok Hyeon datang membawa berita buruk.

Dengan penuh penyesalan direktur Seok Hyeon berkata, "Pentas musikal. . . dibatalkan mulai saat ini. Aku menghargai semua kerja keras kalian. Sebagai direktur, aku tidak mampu melaksanakan hal ini dengan baik, aku minta maaf."


Semuanya sedih mendengar hal itu.

Engga ada yang bisa mereka lakuin, kecuali merenung dan menangis.

Ibu Hee Joo datang menghampiri Hee Joo dan berkata, "Pentas musikal dibatalkan. Aku tidak menyebutkan kalau Kau sakit, jadi hati-hati dengan semua tindakanmu. Kita harus mempersiapkan untuk operasi radang tenggorokanmu itu. Kau harus kembali menjadi pemeran utama dalam pentas musical kampus tahun depan."
Hee Joo engga menjawab apa-apa, ia merasa bersalah dengan apa yang udah ia lakukan. 
Dan, tiba-tiba terdengar suara Joon Hee yang memanggil-manggil nama Hee joo. 
"Hee Joo eonni. . . Hee Joo eonni. . . Hee Joo eonni. . ." panggil Joon Hee.
"Siapa itu?" tanya ibu Hee Joo.
"Hee Joo eonni, Hee Joo eonni."
"Joon Hee! ?" ucap Hee Joo. 
Hee Joo keluar dari rumahnya untuk menemui Joon Hee..

"Eonni. Eonni, Pentas musikal kampus telah dibatalkan. Apa yang terjadi?" tanya Joon Hee.
Ditanya seperti itu membuat Hee Joo kesal, "Mengapa kau bertanya padaku?"
Joon Hee percaya kalau eonninya itu engga ingin mencancel pentas musikal kampus, "Eonni, apakah benar kalau Kau mengatakan, Kau tidak ingin pentas musical kampus diadakan?"
"Ya, itu benar." jawab Hee Joo.
"Itu tidak mungkin. Aku tahu betapa Eonni ingin melakukan dan berperan sebagai pemeran utama di pentas musical kampus. " ungkap Joon Hee. 
Hee Joo mengepalkan tangannya, kenapa anak lugu itu tau segalanya.. "Apa yang Kau tahu?"bentak Hee Joo. "Aku tidak ingin melihatmu lagi. Pergi! Dan jangan pernah datang untuk mencariku lagi."
Dengan lembut Joon Hee berkata,  "Eonni, aku percaya padamu. Aku akan menunggu sampai Eonni datang kembali. Eonni, Kau harus datang! "
Lee Shin mencoba membuat nyaman Gyu Won.

Lee Shin : Haruskah kita pergi menonton, setidaknya menonton film yang sedih?
Gyu Won : Tidak, terima kasih. 
Lee Shin : Bagaimana kalau kita  pergi ke taman dan naik roller coaster? 
Gyu Won : Kau tahu ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan hal-hal semacam itu. 

Lee Shin : Saat kau berada di bioskop dan bermain roller coaster, kau tau, tidak akan ada yang menyadari saat kau menangis atau berteriak. 
Gyu Won : Aku sedih. 
Lee Shin : Aku tahu. Aku sangat, sangat sedih juga.
"Kau bisa melakukannya dengan baik tahun depan." ujar Lee Shin.
Gyu Won berpikir, "Hm. Apakah aku dapat berpartisipasi tahun depan? Apa direktur masih ada di kampus kita tahun depan. Aku tidak ingin berpartisipasi lagi." 

Lee Shin mulai membanggakan dirinya, ke~ ke~ ke~ "Namun, bukankah ada banyak hal tersisa. Kau menemukan Lee Sin, cowok paling populer di kampus. Bukankah itu cukup bagimu?"
Gyu Won menahan tawanya, "Berhenti bertindak arogan."
"Aku tidak bertindak arogan. Aku memang benar-benar hebat." jawab Lee Shin seraya tersenyum.
Di pasangan lain, Yoon Soo berusaha menenangkan Kim Seok Hyeon.


"Terima kasih." Jawab Seok Hyeon saat Yoon Soo membawanya secangkir kopi untuknya.
"Hm.Bagaimana kalau kita pergi keluar dan makan? Aku menemukan sebuah restoran dengan jjambbong yang rasanya benar-benar enak." ajak Yoon Soo. "Pada saat seperti ini, Kau harus makan makanan pedas untuk menghibur dirimu. "
Kim Seok Hyeon menjawab dengan pelan, "Yoon Soo. Aku memahami niatmu. Tapi sekarang, aku ingin menyendiri."
Saat Yoon Soo pergi, Seok Hyeon berkata, "Aku terlalu malu. Aku tidak bisa melakukan hal yang terbaik."
"Kau tau, semua ini bukan salahmu. Maaf karena tidak berada di sisimu sejak awal." Yoon Soo berjalan mendekati Seok Hyeon dan memeluknya dari belakang. "Aku tidak akan khawatir denganmu lagi. Tidak apa-apa, sepenuhnya aku percaya padamu" jawab Yoon Soo.
"Terima kasih."
Seok Hyeon mendapat telepon dari rekan kerjanya, "Ya, aku Kim Seok Hyeon. Aku agak sibuk sekarang, bisa kita bertemu lain kali?"
Tapi, akhirnya mereka bertemu juga. Seok Hyeon bertemu dengan salah seorang yang menawarkannya ikatan kerja sama dalam pementasan yang akan dilakukan di luar negeri.

"Namaku Kim Woo Jin. Ya." ucap Kim Woo jin seraya menyerahkan kartu namanya. "Aku mendengar pentas musical kampus yang kau ambil alih itu dibatalkan?"
"Ah, apakah berita menyebar begitu cepat?" tanya Seok Hyeon.
"Yah, bukankah sejak awal pentas musical itu sudah popular." 
"Mengapa Kau meneleponku? Um." tanya Seok Hyeon. 
Kim Woo Jin menjelaskan maksud kedatangannya, "Apakah Kau memiliki keinginan untuk kembali ke luar negeri dan mengarahkan satu pementasan? Tiga tahun yang lalu, Kau ingat, Anna Rose? Kami ingin menjadikannya bintang besar dan kami memiliki rencana untuk mengadakan pementasan di luar negeri dengan anna rose sebagai bintangnya. Meskipun tidak pernah dipublikasikan, tapi rencana sudah dibuat." 
Seok Hyeon belum menjawab tawaran itu.
"Kopi. Kenapa kalian tampak serius, apa yang sedang dibicarakan." tanya teman Seok Hyeon.

Ibu Lee Shin juga prihatin saat mendengar kalau pentas musikal itu dibatalkan, "Aku pikir hal itu sangat berlebihan, Jangan merasa begitu terbebani. Ketika aku di sekolah dulu, sesuatu seperti itu juga terjadi. Dan apa yang sudah kami latih pun sia-sia, kami mendapat kesulitan dan akhirnya kami mengadakan demo di depan sekolah. Tidak selamanya berada di atas panggung dan ditonton banyak itu adalah suatu kebanggaan. Ada kalanya sesuatu yang kecil lebih bermakna ketimbang hal yang besar. Kau akan memiliki lebih banyak kesempatan."
Oh, thank's mom, You're Lee Shin's inspiration. Setetelah mendengar nasihat ibunya Lee SHin menemukan ide.
Kakek dan Gyu Won tengah menikmati makan mereka.

Kakek : Bagaimana pentas musikalmu itu? Bukankah sudah saatnya untuk pertunjukkan? Mengapa belum ada kabar yang terdengar akhir-akhir ini?
Gyu Won : Tentang itu, pentas musikal dibatalkan.
Kakek : Apa maksudmu dibatalkan? Apakah Kau dikeluarkan?
Gyu Won : Semuanya dibatalkan.
Kakek : Hal seperti itu memang akan terjadi dan Kau, tidak pernah melihat keberhasilan.  Lebih baik kau berlatih music traditional dengan giat. 
Gyu Won : Kakek, Kau tidak pernah mengatakan hal-hal yang baik padaku, dan selalu menolak tentang music selain music tradisional.
Lee Shin memberanikan diri untuk datang menemui Gyu Won dirumahnya.

Lee Shin mengetuk pintu, "Maaf mengganggu kalian."
"Jika Kau datang untuk mendengarkan kisah hidupku, tunggu sampai aku selesai makan dan kita akan bicara." jawab kakek.
"Bukan itu. Aku ingin  berbicara dengan Gyu Won. Oh. Hanya satu menit." Lee Shin meminta izin. 
Tanpa sepengetahuan Gyu Won dan Lee Shin, 
Pembicaraan mereka didengar oleh kakek,

Gyu Won : Ada masalah apa?
Lee Shin : Apakah Kau ingin mencoba mengadakan  Pentas musikal kampus dengan usaha kita sendiri? 
Gyu Won : Coba apa? 
Lee Shin : Mari kita coba sekali ini. Meskipun tidak ada panggung besar atau penonton, selama Direktur Kim Seok Hyeon membantu kita, aku pikir kita bisa melakukannya sendiri, tidak perlu ada sponsor atau hal yang lainnya, yang terpenting adalah kita menyalurkan bakat kita yang sudah terlatih beberapa waktu terakhir ini.

Gyu Won : Bagaimaan dengan Han Hee Joo?  
Lee Shin : Kami memiliki Kau sekarang dan kita tidak lagi membutuhkan Hee joo. Mengapa kita perlu Han Hee Joo ? Mari kita lakukan saja.  
Gyu Won : Apakah Kau pikir anak-anak lain akan berpartisipasi? 
Lee Shin : Stupid band dan Windflower setidaknya akan bergabung? 
Gyu Won : Oke, mari kita lakukan. 
Kakek berkomentar setelah mendengar pembicaraan itu, "Terlibat dalam hal kesenian itu  perlu untuk ditunjukkan kepada orang banyak? Kau hanya memikirkan hal ini sekarang? Lihatlah ini! Dengan semua resahmu, sup ini bahkan terasa tidak enak."

Kalau saya jadi writernya, saya bakal ngebuat kakek ngebawa semuaaaa teman-temannya buat nonton pertunjukkan pentas musikal yang direncanakan Lee Shin-Gyu Won. Jadi, mereka bisa perform dengan ditonton banyak orang. ke~ ke~ ke~
Kim Seok Hyeon masuk ke dalam ruang yang biasa digunakan untuk berlatih, dan ia  mulai mengenang apapun yang bisa dikenag dari ruangan itu. Tentang usaha kersa, kerja keras, sportifitas dan ketekunan anak-anak didiknya..



Seok Hyeon berusaha tegar..

Kalau di zoom, bagian mata sebelah kiri Direktur cute Kim Seok Hyeon ini kayak ada benjolan di bagian mata sebelah itu.

Yoon Soo berusaha menenangkan dirinya, ia pergi sendiri ke kafe milik teman Seok Hyeon.

Pemilik kafe : Apa yang Kau lakukan sendirian?
Yoon Soo : Aku agak stres. Bahkan jika aku pulang, aku tidak akan bisa tidur. Aku hanya ingin minum.
Pemilik kafe : Aigoo, ini pasti karena Seok Hyeon. Apakah dia bilang dia akan ke New York?
Yoon Soo : Apa yang Kau katakan?
Pemilik kafe : Kau tidak tahu kalau Seok Hyeon mendapat undangan untuk keluar negeri? Jika itu yang terjadi, apa yang aku lakukan?
Yoon Soo :  Apa maksudmu?  
Pemilik kafe : Seok Hyeon diundang untuk pergi ke New York. Aku yakin Kau akan menjadi orang pertama yang ia beritahu. 
Yoon Soo : Seok Hyeon mungkin perlu waktu  untuk memutuskan.
pagi harinya.....

Gyu Won dan Lee Shin mengungkapkan tentang ide mereka, dan mereka semua berusaha membujuk Gi Young untuk ikut berpartisipasi..




"Oppa, oppa. Mari kita lakukan bersama-sama." rengek Sa Rang.
"Orang terbaik yang bisa membujuk Direktur Kim Seok Hyeon adalah oppa, bukan?" kata Gyu Won. "Kau akan membantu kami kan?"


Setelah memperlihatkan muka masa, Gi Young tersenyum, "Sepertinya ini ide bagus, siapa yang memikirkan ide ini?"
Lee Shin berdehem..
Gi Young langsung berkata, "Jika Lee Sin berhenti, aku akan melakukannya."
"Apa?"
"Itu lelucon." jawab Gi Young.
"Kau akan melakukannya kan? Aku tidak bisa lari lagi kan? Oppa, kau bilang kau akan melakukan hal itu itu!" sorak Sa Rang cs.
Lagi-lagi, Su Myeong datang membawa berita buruk. 

"Ada apa dengan kalian? Ini waktu untuk berbahagia." Tanya Su Myeong.
"Pentas musical kampus telah dibatalkan, kita memutuskan untuk mengadakan pentas musical sendiri." jawab Gyu Won. "Sekarang kita hanya perlu izin Direktur Kim Seok Hyeon." 
Su Myeong berkata, "Aku tidak ingin memberi kabar buruk untuk kalian, tapi Direktur Kim Seok Hyeon akan ke luar negeri. Ia baru saja berkemas." 
Mendengar berita mengejutkan itu, semuanya langsung keluar dari ruangan dan menemani Seok Hyeon.
"Direktur. . . "
"Direktur. . . "
"Direktur. . . "


"Direktur, bahkan tanpa memberitahu kami, Kau tidak dapat melakukan hal ini." ucap Gyu Won dengan cemas.
"Kau sangat buruk." sambung Lee Shin.
"Hei kau, kau tidak tahu artinya kesetiaan? Sejak pentas musical kampus dibatalkan, tidak ada artinya lagi aku berada di kampus ini." jawab Seok Hyeon.


"Kami akan melakukan pentas musical sendiri."
"Apa?" Seok Hyeon pun terkejut mendengarnya.
"Semua orang mengatakan mereka akan mencobanya."
Sa Rang memohon, "Direktur, tolong bantu kami. Aku harus berpartisipasi dalam Pentas Musikal kampus  ini.  Jika aku tidak berpartisipasi, seluruh keluargaku akan malu! Malu!" 
Yoon Soo tersenyum, lalu berkata Seok Hyeon. "Benar. . . Hal semacam ini, aku pikir itu hanya akan terjadi di film. Jika aku jadi kau, aku akan melakukannya."
"Direktur! Apakah Kau bisa mempertimbangkannya kembali? Jika bukan karena direktur, Sekarang, aku pasti masih berpartisipasi dalam tugas-tugas kelulusan kampus." jawab Gi Young. 
Seok Hyeon tersenyum, "Ah kalian. Lihat saja, kalau kalian melakukan kesalahan maka aku akan menuntut konpensasi dari kalian semua. "
Dan semuanya tertawa...




Horeee  :D

Di kamarnya, Ibu Hee Joo memberikan coklat dan sebuah surat dari Joon Hee. "Ada apa ini, kenapa jaman sekarang masih ada saja orang yang mengirim surat seperti ini. Benar-benar generasi remaja yang aneh." kata ibu Hee Joo.


Hee joo membaca surat yang berisi puisi ciptaan Joon Hee.

  
Ia lalu tersenyum, "dasar bodoh.", Hee joo lalu memakan cokelat pemberian Joon Hee..


Joon Hee menunggu Hee Joo di depan rumah, "Eonni, aku percaya Kau akan datang." 
Seok Hyeon dan Yoon Soo mencoba menerangkan tentang pelaksanaan Pentas musikal kampus, pada ketua dan dua orang profesor lainnya.

Profesor Im Tae joon : Direktur Kim ingin melakukannya sendiri, pentas musical dengan upayamu sendiri? Apakah ini masuk akal? 
Seok Hyeon : Masuk akal. Beri kami waktu seminggu sebelum pentas musical kampus dilaksanakan, kami akan berusaha melakukan yang terbaik. Pokoknya adalah kita sendiri yang akan mempersiapkan pertunjukan pentas musical kampus. 
Profesor 2 : Kau bahkan tidak memiliki sponsor, kampus pun tidak akan memberikan dana untukmu. Seok Hyeon : Tenang saja, aku tidak akan mencoreng nama baik sekolah. Tidak mengapa, kami masih tetap bisa melakukannya.   
Yoon Soo : Aku juga akan membantu. Jika aku kembali lagi ke masa sekolah, hal seperti ini juga pasti akan kami lakukan. 


Ketua menyetujui ide pentas musikal itu..

Seok Hyeon berkata, "Baiklah. Kampus sudah tidak memiliki anggaran untuk mendukung pentas kita, dan bahkan sama sekali tidak ada sponsor. Masih haruskah kita melanjutkan hal ini?"
Yang lain langsung bersorak keras, "YAA.."

Yang lain mengungkapkan idenya,
"Untuk mendapatkan dana Pentas Musikal kampus, tidak ada salahnya kalau kita berusaha mencarinya sendiri." 
"Menjual satu cup teh dalam sehari juga dapat membantu iuran."

Lee Shin tersenyum, ia menunjukkan amplop berisi uang hasil part timenya bersama stupid band. "Ini, upah stupid band perform selama sebulan, aku pikir ini bisa dipakai."
Yang lain bersorak.
Sa Rang juga memberikan uang tabungan untuk operasi hidungnya, "Bila Kau ingin melakukan operasi hidung di musim panas kau bahkan masih memiliki tabungan."
 "Hidungmu sudah bagus." jawab Su Myeong.
"Benar-benar? Oppa.." tanya Sa Rang yang kegirangan, ia langsung memeluk Su Myeong.. Disambut taw oleh yang lain.


Kim Seok Hyeon kembali menemui Kim Woo Jin untuk membicarakan perihal pembatalan dirinya dalam keikutsertaannya dalam proyek drama musikal di luar negeri.

Kim Woo Jin : Apakah Kau mengatakan kalau Pentas musikal kampus lebih penting daripada kesempatanmu berkarya di luar negeri? Bukankah kau sendiri yang mengatakan kalau pentas musical itu hanya acara kecil yang tidak memiliki sponsor, bahkan media tidak meliputnya?

Kim Seok Hyeon : Jika Kau ingin masuk ke dunia pengarahan drama musical di luar negeri, sepertinya Kau harus banyak belajar. Orang-orang di sana, mereka hampir tidak pernah mendapatkan pengakuan dan hanya tampil dengan kemampuan mereka sendiri. Belajar sendiri dan tampil dengan kemampuan yang luar biasa, tanpa perlu diakui oleh siapapun.  
Kim Woo Jin : Apakah Kau benar-benar tidak ingin mengambil kesempatan ini? Maafkan aku. Baiklah, kalau begitu mari kita berpura-pura kalau ini tidak pernah terjadi. 
"Kim Seok Hyun." panggil teman Seok Hyeon lazy to search his name.
"Kau menguping lagi, bukan?" tanya Seok Hyeon.


Teman Seok Hyeon : Apa Kau gila ? Bagaimana Kau bisa menolak kesempatan itu? Aku berteman dengan orang sepertimu, aku sangat senang. 
Seok Hyeon : Terakhir kali Kau menguping dan mengatakan kepada Yun Su, kan? 
Teman Seok Hyeon : Aku tidak memberitahu Yun Su, tetapi dia menduga terlebih dahulu. Jadi, tidak ada pilihan lain selain mengatakan hal yang sebenarnya pada Yoon Soo. 
Seok Hyeon : Hei, hei, mulut besar. Jangan menyebarkan hal-hal seperti itu.  
"Seok Hyun, aku mencintaimu. Lepaskan aku!" ucap teman Seok Hyeon seraya memeluk Seok Hyeon. 

bersambung.. Sinopsis Heartstrings episode 13 part 2

0 komentar em “Sinopsis Heartstrings episode 13 part 1”

Posting Komentar

Label

#LERB (7) 19-Nineteen (2) 49 Days (23) A Gentleman’s Dignity (1) Action (8) Adventure (19) Agen Bola PENIPU (1) Agoeng Nadh (1) Ajip Rosidi (1) Aliens (3) Amanda Ashby (1) Amore (3) Antivirus (3) Apocalyptic (9) Arang and the Magistrate (1) Astrid Zeng (3) Baby Faced Beauty (4) Baca blogspot (3) Baca Cerita Drama korea (34) BBI (8) Behind The Scene 49 Days (15) Behind the scene Marry me mary (1) Belanda (1) berita (4) BIG (5) Biografi (1) Books in English Challenge (4) C REAL (1) C-Real (1) can you hear my heart (5) Cerita Abunawas (8) Challenge (7) Character Thursday (1) Cheat Lost Saga (6) Cheat PB (1) Chicklit (2) Childrens (3) China (2) chit-chat (9) Choi Daniel (1) Choi Min Ho (1) Chris Dyer (1) Christina Tirta (1) City Hunter (16) Classic (5) Competition (2) Contemporary (6) Contest (2) Crissy Calhoun (1) Cultural (7) Daftar isi (1) Daniel Choi (1) Death (3) Delirium (1) Djokolelono (1) download (9) Download Film (1) Download IDM Terbaru (1) Download Kpop (3) Dr. Jin (1) Drama (8) Dream High (4) Dream High 2 (7) Dystopia (11) Earthsea Cycle (1) Eugene (2) Eun Jung (1) EXO (1) Fairies (1) Family (2) Fantasy (27) Feby Indirani (1) Film baru (1) Flower Boy Ramyun Shop (5) Flower Boy Ramyun Shop cute teaser (2) Francisca Todi (1) Gado - Gado (5) gambar lucu (1) game (1) game hp (2) Gayle Forman (2) Giveaway (8) Glorius Jae In (1) Glory for Jane (1) Golok Pembunuh Naga (5) Goo Hara (2) Goo Hye Sun (1) Goodbye Miss Ripley (2) Han Hyo Joo (1) Hanakimi korea (3) Header (3) Heartstrings (48) Heartstrings behind the scene (9) High Kick 2 (1) High Quality Dream High 2 (6) Historical Fiction (4) Holocaust (2) Horror (2) Humor (7) Hunger Games (7) Hyorin (1) If I Stay (2) Ika Natassa (3) Ilana Tan (3) Im Joo-hwan (1) indehost (2) Indonesia (16) info (3) IU (9) James Patterson (1) Jane Austen (1) Jang Geun-suk (5) Jang Nara (1) Jepang (2) Jiyeon (3) Jo Hyun Jae (4) John Boyne (1) Jules Verne (1) Jung Il Woo (12) Jung Yong Hwa (1) Jung Youn Hwa (3) Just-For-Fun-RC (2) Karla M. Nashar (1) Ken Grimwood (1) Kim So Eun (3) Kim Soo Hyun (1) Kimi ni todoke/From Me To You (1) kontes Seo (7) Korea (6) Korean Movie (2) Krystal (1) Kunci Jawaban (1) L.J. Smith (2) La Mian (1) Lauren Oliver (1) Lee Jin Ki (3) Lee min ho (11) Lee Yo won (2) Lia Indra Andriana (5) Lie To Me (26) Lorien Legacies (2) Love rain (1) lucu (3) M.G. Harris (2) Maggie Tiojakin (1) Magic (3) Man of Honor (2) Man of Honor ost (3) Marc Levy (1) Marry me Mary (2) Mary Kay Andrews (1) Mary Rodgers (1) Mason Moon (1) Me too flower (1) Meg Cabot (1) Metropop (8) Moammar Emka (1) Moon Geun Young (6) Music (3) My Princess (1) Mystery (5) Myth (2) Myung Wol the Spy (1) Name In A Book Challenge (6) Naruto shippuden (5) Ninit Yunita (1) Non-Fiction (7) Olahraga (4) Onew (31) Operation Proposal (9) Operation Proposal Episode (2) Orizuka (2) Ost 49 Days (4) Ost City Hunter (5) Ost Dream High 2 (9) Ost flower boy ramyun (3) Ost Heartstrings (17) Ost Lie To Me (8) ost poseidon (3) Paranormal (10) Park Min Young (6) Park Shin Hye (5) Penerbit Andi (1) Penerbit Atria (1) Penerbit Authorized Books (1) Penerbit Avon Books (1) Penerbit Bentang (1) Penerbit Buku Katta (1) Penerbit Bukune (1) Penerbit Elex Media Komputindo (1) Penerbit Escaeva (1) Penerbit Gagas Media (4) Penerbit Gradien Mediatama (3) Penerbit Gramedia (27) Penerbit HarperCollins (2) Penerbit Haru (3) Penerbit Mahda Books (1) Penerbit Matahati (3) Penerbit Mizan (6) Penerbit Nulisbuku (1) Penerbit Pustaka Jaya (1) Penerbit Qanita (1) Penerbit Scholastic (1) Penerbit Serambi (2) Penerbit Terakota (1) Penerbit Ufuk Press (2) Perancis (2) Pittacus Lore (3) Poseidon (11) Prediksi Skor (2) Pretty Little Liars (1) Preview Dream High 2 (4) Princess Man (1) PROFILE PEMAIN BOYS BEFORE FLOWERS (1) Queen In-hyun’s Man. (4) Raja gombaL (1) Retni SB (1) Ripley (2) Romance (51) Rooftop Prince (3) Running Man episode (2) Salamander Guru and the Shadows (2) Sara Shepard (1) Scene City Hunter (3) Science Fiction (19) Scott Westerfeld (3) Sherlock SHINee (6) SHINee (1) Short Stories (4) Simone Elkeles (1) Sinopsi Man of Honor (1) sinopsis (70) Sinopsis 19-Nineteen (2) Sinopsis 49 days (2) Sinopsis Dream High 2 (14) Sinopsis Flower Boy Ramyun Shop (24) Sinopsis Heartstrings (26) Sinopsis Lie To Me (17) Sinopsis Man of Honor (14) Sinopsis Operation Proposal (2) Sinopsis Poseidon (2) Sinopsis The Musical (1) smadav 90 pro (1) software (9) Song Ji Hyo (1) Song Joong Ki (1) Stefiani E. I. (1) sub indo (2) Supernatural (8) Suzanne Collins (7) Suzy (1) Taiwan (1) Tatiana De Rosnay (1) Teaser Tuesdays (10) Teenlit (2) tempat add bookmark (1) The Avengers 2012 (1) The Greatest Love (1) The Joshua Files (2) The Moon That Embraces The Sun episode (14) The Musical (1) The Thorn Birds episode (25) The Vampire Diaries (3) Threes Emir (1) Thriller (4) Time Travel (2) Tips SEO (1) tips trick (7) To liong to (4) Travelogue (5) uang (1) Uglies (3) Ursula K. Le Guin (1) US (27) Vampires (3) Virginia Novita (1) W. Somerset Maugham (2) War (2) Warrior Baek Dong Soo (8) Warrior Baek Dong Soo ost (2) web hosting (1) what' up (1) Widget Blog (1) Windy Ariestanty (1) Wishful Wednesday (2) Won Bin (1) Wooyoung (1) Yoo Seung ho (5) Yoon Eun Hye (2) Yoon Shi Yoon (1) Yoona SNSD (1) You are into me (1) You fell in love with me (1) You Have Fallen For Me (1) Young Adult (37) Yudhi Herwibowo (1) Zodiak (1)
 

Gudang Sinopsis Drama Korea Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger