Warung Bebas
Tampilkan postingan dengan label Korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korea. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2012

Oppa & I + Giveaway

Judul: Oppa & I
Penulis: Orizuka dan Lia Indra Andriana
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun: Desember 2011
Hlm: 156
ISBN: 9786029832532


Review:

Berawal dari kolaborasi dua pengarang Indonesia favorit saya di KoreanUpdates.com yang beberapa bulan lalu mengangkat seri fanfiction online, akhirnya menerbitkan juga cerita ini. Saya sering sekali melihat kehebohan para fans terkait serial fanfiction duo penulis Orizuka dan Lia Indra Andriana. Sayangnya saya belum sempat membacanya. Well, pernah sih baca chapter 1 di KU tapi nggak dilanjutin lagi karena saya tipe orang yang nggak sabaran. Makanya saya niat nunggu sampe fanficnya selesai baru deh ntar baca borongan. Setelah tamat, eh saya denger kalau mau dibukukan. Ya sudah, ditunda lagi, sekalian aja bacanya nanti kalau bukunya uda terbit. Hehe..

Sekilas cerita novel ini ya.. 

Jae-In dan Jae-Kwon ini sepasang saudara kembar. Ketika kedua orang tuanya bercerai, Jae-In menetap tinggal di Indonesia bersama ibunya, sedangkan Jae-Kwon memilih mengikuti ayahnya pindah ke Korea. Dan lima tahun kemudian keluarga mereka rujuk kembali. Jae-In bersama ibunya diboyong ke Korea untuk tinggal bersama keluarga mereka. Tapi rupanya Jae-In masih belum bisa memaafkan Jae-Kwon karena meninggalkannya. Bisakah Jae-Kwon membujuk Jae-In untuk berbaikan kembali?

Buku ini merangkum kisah sederhana tentang arti memafkan orang yang kau cintai. Tentang saling memahami. Tentang Saling mempercayai satu sama lain. Sweet story, Sweet character. Alurnya fast paced, jadi enak diikutin.  Humornya khas mba Okke nih. Turn down karakter Jae-In yang dingin khas karakternya mba Lia. I can tell, tapi kalau salah tebak, ya maafkan saya, hehe. Ending tiap adegan juga pas, mungkin karena ini awalnya fanfiction ya jadi tiap selesai satu sesi ya pas aja gituh.

Karakternya lovely, ada banyak, tapi cukup tereksplore semuanya kok dengan porsi yang pas. Untuk tiap karakter ini saya bisa merasakan sentuhan mba Lia Indra Andriana dan Orizuka. Percaya deh kalau kamu penggemar mereka, you can sense it! *sok tahu nih saya* Hehe. Cuma satu nih kekurangannya, pendalaman karakternya kurang, aku rasa mereka masih bisa 'lebih dalam' lagi dari ini dan tentunya ceritanya bisa lebih 'panjang' lagi... (Oke, ketahuan deh ya pengen lebih, hehe)


So, saya punya satu novel Oppa & I yang sudah ditandatangani sama Orizuka dan Lia Indra Andriana untuk satu pemenang yang beruntung! Siapa mau?? Yang mau langsung aja isi Rafflecopter di bawah ini ya...


CLOSED!!

CONGRATULATION ANNA BELLA




a Rafflecopter giveaway

*Note: Tweet this giveaway caranya tinggal copy link "waktu" yg tertera di tweet kamu. Klik "How do I Find it" pada Rafflecopter untuk melihat tutorialnya ya :)

Pemenangnya akan di pilih secara acak oleh random.com jadi tenang saja, pemilihannya fair kok. Semakin banyak kamu memasukkan entry, akan semakin besar kesempatan kalian menang. Good luck!!


ETA: Capture from Anna Bella




Selamat membaca~ :D

Jumat, 09 Desember 2011

SeoulVivor + Giveaway!

Judul: SeoulVivor
Penulis: Lia Indra Andriana & Tats
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun: November 2011
Hlm: 210
ISBN: 978-602-98325-2-5



Pertama kali membaca sinopsis dibelakang bukunya saya langsung tertarik sekali untuk segera membaca buku ini. Fangirl mana sih yang nggak kepengen tahu seluk beluk K-pop dan K-Drama langsung dari pengalaman penulisnya sendiri yang sempat menjejakkan kaki di Korea?

Jadi, disini mba Lia dan Tatz melakukan perjalanan ke Korea walaupun tidak bersamaan namun kisah mereka saling melengkapi buku ini. Mulai dari lokasi-lokasi syuting K-Drama terkenal seperti K-drama Dream High, Secret Garden, dan Beethoven Virus. Kemudian kunjungan ke museum Teddy Bear yang sudah jadi ikon nasional korea dan akrab buat pecinta K-Drama Princess Hour. Mampir ke Namsan Seoul Tower yang pernah jadi lokasi syuting Boys Before Flower dan super duper terkenal karena mitos gembok cintanya. Lalu berwisata ke Pulau Nami yang keindahannya sempat kita nikmati dalam K-Drama Winter Sonata. Ada pula kunjungan ke Petite France--desa perancis yang sangat indah dan seringkali jadi tempat syuting K-Drama dan venue berbagai variety show populer seperti Running Man.

Setelah puas menikmati Korea sebagai turis, akhirnya kita diajak untuk menjadi menikmati pengalaman menjadi fangirl K-Pop. Kita diajak mengikuti tour ke kantor JYP Entertaintment, sayang untuk kantor SM Entertaintment dan YG Entertainment tidak begitu banyak dijelaskan disini. Lalu pengalaman Tatz selama memuaskan hasrat fangirlingnya di Korea membawa kita mengunjungi tempat-tempat  belanja yang ramah dompet untuk membeli berbagai pernak-pernik K-pop.
 
Bahkan ada juga sesi 'Aji Mumpung' mampir ke toko pizza-nya Junsu JYJ, toko ice cream-nya Yoochun JYJ, atau toko kaca mata papanya Taeyeon. Sebelum ini kita selalu bertanya-tanya bagaimana sih rasanya menonton idol kesayangan kita beraksi di panggung dalam acara musik. Nah, dibuku ini akan dijelaskan caranya seorang fans untuk mendapatkan tiket masuk sebagai penonton music show yang rupanya lumayan berat sekali syaratnya.

Buku ini bagaikan Lonely Planet-nya fangirl K-popers yang ingin berwisata ke Korea sekaligus fangirling. Banyak sekali cerita menarik tentang tempat-tempat wajib dikunjungi selama di Korea. Adanya informasi-informasi seperti estimasi biaya yang diperlukan, rute yang dituju, serta tips-tips menarik untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang tidak diperkirakan membuat saya tergoda untuk langsung backpacking ke Korea--sayangnya belum bisa terwujud dalam waktu dekat, doakan saja ya, amiiin.

Pengalaman mba Lia, dkk dalam buku ini menjawab tanda tanya besar saya mengenai budaya asli korea yang selama ini hanya bisa kita lihat dari balik layar kaca. Bagaimana budaya itu terasa berbeda dan lebih realistis setelah diceritakan kembali dari kacamata orang Indonesia menurut saya itu sesuatu yang sangat istimewa. Salah satu bagian dari buku ini selain kupon diskonnya adalah bab 'Random Facts' yang memuat fakta-fakta kecil tak terjawab yang selama ini sering saya pertanyakan dalam hati. Akhir kata, buku ini hanya memuaskan 40% keingintahuan saya sebagai K-popers dan saya tahu 60% sisanya akan terpenuhi apabila saya benar-benar pergi dan mengalaminya sendiri. 

All K-popers, you should read this book!
And now I have a giveaway for only 1 book of Seoulvivor by Lia Indra Andriana & Tatz
*bertandatangan pengarangnya!!*
Enter Rafflecopter


CLOSED!!


The Winner is Natasha

Karena Natasha tidak membalas saya 2 hari ini maka dipilih pemenang baru
Congratulation Tia Aulia 

(segera balas saya plg lambat tanggal 27 Desember, jika tidak akan dipilih pemenang baru)






Selasa, 02 Agustus 2011

Khokkiri


Judul: Khokkiri
Penulis: Lia Indra Andriana
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun: 2011
Hlm: 308
ISBN: 978-602-98325-1-8





Review:


Sinopsis di belakang cover novel ini sama sekali nggak ngasih clue tentang isi ceritanya kecuali satu tema: kenangan.
Khokkiri. Aneh sekali ya judulnya. Kosa-kata Korea yang sangat tidak akrab ditelinga ini jika di Bahasa Indonesia kan rupanya berarti ‘Gajah’. Harusnya kalau saya cepat tanggap pasti bisa lebih cepat menebak, lha wong covernya aja bergambar gajah. Gajah imut, warna biru lagi pegang kamera, aaaawwww. Nah, ternyata gajah disini erat kaitannya dengan kenangan, karena gajah adalah makhluk yang tak pernah lupa. Itu, saya baru tahu lho. Wow, ternyata banyak banget ya yang saya nggak tahu. Untuk pecinta korea, jangan khawatir, salah satu penulis webseries di KoreanUpdates ini tetap menghibur kita dengan memberi sentuhan khas Korea disana-sini. Mulai dari dialog berbahasa Koreanya sampai jalan-jalan di Korea juga euy.
Oke, untuk gampangnya, saya kasih sedikit cuplikan saja ya. Karena saya sedang menghindari penyebaran ‘spoiler’ yang takutnya mengacaukan kejutan spesial Khokkiri. Maklum, novelnya masih baru dan sangat 'gres' sekali. Sebenarnya, bagi kalian yang rajin mampir ke blog mba Lia pasti tahu kok, soalnya beberapa chapter pernah di post. I read it, hehe.
Alkisah #eaa ada kisah cinta yang terjalin manis via dunia maya paling beken dan ga ada matinya; blog
Satu kisah menceritakan perjalanan cinta yang mereguk kenikmatan duniawi.
Disisi lain, ada kisah cinta yang realistis, hubungan serius yang mengarah pada pernikahan.

Tak satu pun kisah diatas layak masuk kategori teenlit. Jadi jauhkan novel ini dari anak SD. Ini novel dewasa #serius *ditendang*
Alurnya cepat. Untunglah. Hasil pemangkasan 3 bab sepertinya—as mba Lia told in her ‘foreword’. Saya bisa nggak tahan baca yang berat begini kalau alurnya lambat, Lagi-lagi mba Lia mengangkat tema berat seperti novel M.A (ingat Marrying AIDS, kan? Mba Lia nggak lupa bawain dokter gigi idola kita, si Fre untuk jadi cameo lho) awal kisah cinta manis ini rupanya berujung pada tema D.I.D—Dissociative Identity Disorder. Wew, jarang banget ya ada novel Romance yang ngangkat tema kepribadian ganda. Sebelas-duabelas sama kisah 24 Wajah Billy, Sybil, dll. Novel ini di lengkapi dengan interaksi antar-alter, konflik antar tokoh, teka-teki siapa host asli diantara para alter tersebut dan terakhir tentunya kembali ke tema dong, apa yang dimaksud ‘kenangan’ itu sendiri?
Saat membaca novel ini, saya tak punya ekspektasi apapun selain bahwa ini novel romance dengan kategori teenlit. Dan ternyata salah praduga. Novel ini lebih dari itu. Seperti yang di tulis endosernya, ini Drama-Psikologi. Risetnya nggak main-main. Bahkan hingga setengah buku terbaca saya kira novel ini menceritakan 3 kisah berbeda yang mengambil tema sama. Well, guess I’m completely fooled. Setengah buku terakhir mulai terkuak tentang apa sebenarnya ‘kartu As’ yang selama ini disimpan penulisnya. A really twisted plot. Wow, baru sekali ini saya benar-benar kecolongan. Bahkan novel suspense dan konspirasi saja masih bisa ditebak. Salute.
Dan yang pasti saya berani bilang chemistry antar tokoh di novel ini jauh lebih kuat jika dibandingkan chemistry para tokoh di novel mba Lia sebelumnya. Sehingga feel gregetnya lebih ‘mantap’ deh. Secara keseluruhan novel ini bertema berat tapi nggak bikin kepala berat. Mungkin lebih tepat kalau disebut novel serius, tema menarik, plot twisted dan kisah cinta yang manis. Saya nggak berhenti penasaran dan terus salah menduga hingga akhir cerita. Worth 4 of 5 stars!

Rabu, 02 Juni 2010

Fate

Judul: FATE
Penulis: ORIZUKA
Penerbit: Authorized Books
Tahun: 2010
Hal.: 293
No. ISBN: 978-602-96894-0-2


Sinopsis (Spoilers!):

Jang Min Ho seorang jurnalistik dari penerbitan di kota New York harus pulang ke Indonesia setelah mendapat kabar bahwa ayahnya yang seorang pengusaha sukses di Indonesia itu meninggal akibat kanker paru-paru. Di distrik Dongdaemun, Seoul, Jang Min Hwan juga mendapat telepon yang sama. Mereka, kakak beradik diharapkan datang ke Indonesia untuk menghadiri pemakaman serta pembacaan surat wasiat Jang Dae Gwan, sang ayah.

Jang Min Ho anak sah dari istri sah yang mewarisi semua sifat baik ayahnya mulai dari cara berpikir, kepandaian, kebijaksanaan dan sebagainya. Tetapi Jang Min Hwan? Selain DNA, ia tak punya kesamaan apapun dengan ayah dan kakaknya. "Gampang saja hyeong bilang begitu. Hyeong mewarisi sifat-sifat abeoji, sedangkan aku? Aku nyaris dianggap supirmu kalau namaku tidak bermarga Jang." begitu Min Hwan pernah berkata.

Min Ho hidup berkecukupan di rumahnya yang besar sebagai anak sah di Indonesia. Min Hwan tinggal di rumah kecil bersama ibunya yang berprofesi sebagai pelacur dan susah payah membuka toko dengan kedua sahabatnya di Dongdaemun, Seoul. Status sosial mereka berbeda, tapi mereka diberi hak yang sama untuk mendapat warisan ayahnya. Ya, untuk terakhir kalinya, ayahnya berusaha menyatukan mereka berdua kembali dalam surat wasiatnya. Dengan iming-iming harta warisan, mereka diharapkan tinggal bersama sebagai syaratnya. Dan tugas Dena, anak gadis pelayan yang juga teman masa kecil mereka, untuk membuat mereka kembali bersatu.

Namun Min Hwan yang 15 tahun lalu terusir dari rumah keluarga Jang masih menyimpan sakit hati dan sulit memaafkan keluarga Jang. Tidak mudah baginya untuk membuka diri seperti dulu saat mereka masih kecil. "Aku ini apa? Bola ping pong? Kalian mengambilku, lalu membuangku, sekarang mengambilku lagi?" keluh Min Hwan. Tapi Min Ho tahu pada detik Min Hwan memanggilnya 'hyeong' (panggilan kepada kakak laki-laki dari laki-laki yang lebih muda) hatinya tak bisa lebih bangga lagi, itu fakta bahwa ia memang menyayangi adiknya, dan bagaimanapun ia harus membuat Min Hwan percaya lagi padanya. Terlepas siapa ibu mereka atau apapun status mereka sekarang. Min Hwan adalah adiknya, keluarganya. Dan seperti kata ayah mereka, tak ada ikatan yang lebih erat daripada ikatan keluarga.

Dibantu kehadiran Dena, Min Hwan sedikit demi sedikit berusaha membuka diri. Tidak pada Min Ho, belum. Tapi setidaknya ia mau membuka diri pada Dena. Tapi di saat mereka akhirnya merasa sudah mampu melewati masa itu, ternyata nasib berkata lain. Nasib. Fate. Ketetapan Tuhan. Sesuatu yang tidak bisa diubah dengan tangan manusia.

Novel ini mengambil latar belakang budaya korea sehingga jangan kaget kalau menemukan beberapa percakapan sarat dengan istilah korea. Tapi jangan khawatir, mbak Okke sudah menyiapkan kamus mini di halaman belakang dan footer ditiap halaman. Jadi kita bisa sekaligus belajar percakapan bahasa Korea. Minimal istilah yang sering kita dengar di korean drama. ^_^



Komentar Penulis:

First of all, saya lumayan kaget melihat cover novel Fate ini berwarna pink. Sangat tak terduga, beneran deh. I have no clue what it's supposed to be karena saya jarang mampir ke blog mba Okke (Orizuka) akhir-akhir ini, jadi nggak tahu design covernya kayak apa. Atau emang nggak pernah di bocorin sama mba Okke ya? Saya lupa, pokoknya saya nggak pernah lihat. Jadi waktu nunggu paket datang saya degdegserr penasaran sama covernya. Yang jelas saya kaget. Untunglah soft pink bukannya shocking pink. Kalau enggak saya bakal shock beneran. Huehehe.

Second of all, terlepas dari warna pink covernya, saya suka sekali dengan design Fate kali ini. Sederhana, nggak banyak design ruwet atau motif. Cuma ada gambar untaian maedeup (kesenian menyimpul korea) dan ada tiga lambang shio kelinci, ular, dan kerbau tergantung di bawahnya. Saya yakin itu gambar strap handphone buatan Dena. Sekaligus merepresentasikan filosofi judul Fate (Nasib) yang menghubungkan seluruh karakter dalam novel ini.

Kemudian, saya senang melihat perbedaan novel kali ini dari novel Orizuka yang sebelumnya. Kalau melihat perbandingan tebal buku dan besar font Fate ini, jelas Fate lebih unggul dalam plot. Ukuran fontnya kecil tapi bukunya tebal, yang artinya cerita dalam novel ini bakalan panjang dan lama. Setelah saya baca ternyata hasilnya seperti yang di harapkan dari novel yang digodok selama dua tahun. Sangat memuaskan!

Plotnya tak bisa di tebak. Ketika pertama kali membaca sinopsisnya saya pikir ending tokohnya bakalan tipikal kayak tokohnya Orizuka di Summer Breeze dan The Truth About Forever (yang udah baca pasti tahu gimana ending para tokohnya), ternyata dugaan saya meleset jauuuh, dan lebih jauuuuuuh lagi ketika saya baca bab terakhir. Alurnya enak, teratur dan runut, di akhir babak ada alur maju-mundur yang ternyata bikin novel ini tambah unik dan saya kagum karena Orizuka berhasil meramu dua masa dengan halus dan nggak terasa kaku.

Kalimat-kalimatnya oke, bukan kalimat padat nan efektif lho, justru percakapannya agak panjang, tapi sangat memuaskan dan nggak bertele-tele. Para tokohnya, seperti biasa, Orizuka piawai sekali menciptakan tokoh dan membuat mereka jadi berkali-kali lipat lebih hidup daripada yang sudah hidup saking detil dan telitinya menjabarkan tiap karakter.

Untuk gaya bahasa Orizuka kali ini berubah lagi dari novel The Truth About Forever. Dalam Fate saya kembali menemukan gaya mba Okke seperti di Miss-J yang sangat saya sukai itu, gaya bahasa semi-baku yang rapi tapi keren itu lho, yg bikin saya jatuh cinta setengah mati untuk pertama kalinya pada penulis Indonesia. Namun sayangnya dalam Fate ini bahasanya lebih baku lagi dan hampir mirip novel terjemahan tapi tetep nggak terasa kaku sama sekali karena alurnya yang menghanyutkan. Bisa di mengerti karena latar belakangnya kan budaya korea dan banyak istilah korea yang ikut mampir jadi kalau mirip terjemahan ya nggak bisa disalahin juga. Semoga lain kali masalah gaya bahasa semi-bakunya di lumerin dikit biar enak dibaca kayak Miss-J ya.

Karakter yang menonjol disini ada 3 orang (Adena, Jang Min Hwan, Jang Min Ho). Tapi saking menonjolnya saya sampai bingung menentukan siapa tokoh utama disini. Mulai dari Dena yang ceroboh dan kehilangan rasa nasionalisme karena sangat korea daripada orang korea. Min Ho yang bijaksana dan memiliki kepribadian yang bikin iri seperti ayahnya dan pandai menyihir Min Hwan agar adiknya percaya bahwa segalanya mungkin. Min Hwan yang punya mulut berbisa tapi hatinya ternyata sangat sensitif, sangat lucu dan charming. Nicole yang cerewet dan baik hati membuat Dena maupun saya sendiri susah membencinya. Bahkan tokoh almarhum Jang Dae Gwan sang ayah pun terlihat hidup dan selamanya berkharisma walau hanya dikisahkan lewat percakapan para tokoh lainnya. Semuanya oke punya kayak nama penulisnya, mba Okke. Haha.

Anehnya, meskipun latar belakang budaya korea dalam novel ini sangat kental, saya sedikit pun nggak merasa dibawa nonton film korea seperti yang saya rasakan saat membaca Summer in Seoul. Entah kenapa, saya malah merasa kisah ini bukan sekedar film lagi, tapi sangaaaat nyata. Seolah olah saya ikut mengalami sendiri dan larut di dalamnya. Bukan sekedar cerita superficial. Yang mana saya yakin bagian dari charmnya mba Okke.

Selain itu untuk pertama kalinya saya merasa puas sekali ketika membaca novel. Fate ini selain plotnya yg oke, alurnya yg runut, dan karakter tokohnya yg tak terlupakan, endingnya yang tak terduga dan tak bisa ditebak, ternyata bisa bikin saya merasakan 'sesuatu' yg beda. Dan pertama kalinya saya merasa lega dan tak ada sebersit pun rasa penasaran atau bertanya-tanya setelah menutup novel. Hal yang jarang sekali, kan?

Karena biasanya setelah baca novel reaksi saya cuma dua. Yang pertama, saking bagusnya atau endingnya ngegantung, saya jadi penasaran dengan nasib tokoh ini atau bertanya-tanya seandainya endingnya begini apa bisa lebih bagus lagi. Yang kedua, kalau novelnya kacangan saya bakalan mencibir habis-habisan karena endingnya sudah ketebak atau plotnya terlalu murahan dan karakternya nggak oke. Tapi nggak terjadi tuh dengan Fate ini. Saya lega dan bener dah.. nggak nemu istilah yang tepat untuk menjelaskan kata ini, nggak ada yang bisa mendekati kata "PUAS" pokoknya.

Untuk itu saya kasih nilai 5,5 dari 5 bintang khusus novel Fate ini. Nicely done mba Okke. Brava, brava!!



Rabu, 02 September 2009

Seoul Cinderella


Judul : Seoul Cinderella
Pengarang: Lia Indra Andriana
Penerbit: Penerbit Andi
Genre: Fiksi/Chicklit

Novel ke 5 mbak Lia ini berlatar negeri Korea. Novel ini setipe Summer in Seoul yg pernah saya review sebelumnya (kesamaannya cuma dalam latar negeri gingsengnya aja kok).

Sedikit saya beri sinopsis disini (dan semoga nggak nyeleweng hingga jadi spoiler) tentang Seoul Cinderella;

Nia, gadis lulusan sarjana dari Indonesia terpaksa berangkat ke Korea untuk menjadi pembantu rumah tangga yang lebih sering kita sebut TKW. Nia beruntung bisa mendapatkan pekerjaan karena majikannya secara kebetulan sangat menyukai Indonesia, terutama masakannya. Mereka berharap dengan dipekerjakannya Nia yang asli Indonesia, Nia bisa memasak masakan Indonesia untuk keluarga mereka. Tapi, masalahnya Nia sama sekali tidak bisa memasak!!

Konflik menjadi lebih seru ketika majikannya menyuruh Nia untuk pindah ke apartemen Hyun-Jun (adik majikannya yang masih lajang). Hyun-Jun ini setiap hari menyuruh Nia memasak masakan Indonesia. Mulai dari sini pertikaian-pertikaian khas drama korea muncul. Seolah-olah kita disajikan drama korea yang berunsur Indonesia. Wew, gimana sih istilahnya? Intinya kita bisa ngerasain ke-khasan negeri gingseng itu seperti drama korea yang kita tonton di TV. Hanya saja karena ditulis oleh sudut pandang pengarangnya yang asli Indonesia, ya kita jadi akrab deh dengan yang namanya kultur Indonesia.

Namun yang namanya suatu kisah apabila tidak memiliki konflik pasti rasanya bagai sayur tanpa garam. Hambar. Begitulah, meski pun pada bab-bab awal sungguh menghibur dengan cekcok-lucu khas drama Korea, pada akhirnya toh masing-masing tokoh punya masalah mereka sendiri-sendiri yang harus diselesaikan. Mulai dari Hyun-Jun yang di desak kakaknya untuk segera menikah, Nia yang keluarganya bermasalah sehingga ia harus merengek pada Hyun-Jun agar dipinjami uang untuk pulang ke Surabaya hingga pada akhirnya mereka menyadari masalah mereka sama. Yaitu MEREKA HARUS MENIKAH!

Tema yang diangkat Mbak Lia ini sangat ngepop. Tipikal drama korea pada umumnya. Namun justru itulah kelebihannya. Tidak banyak pengarang kita yang mengambil latar negeri gingseng ini padahal Indonesia sudah dilanda Korean Wave sejak tahun 2000. Sehingga Seoul Cinderella memiliki daya tarik yang berbeda.

Selain ide cerita yang ngepop dan asyik, novel ini dipenuhi oleh istilah-istilah Korea seperti yang sering kita dengar macam "Ajushi - Paman"; "Soju - Sake Korea"; "Onni - Kakak perempuan"; "Yoboseyo - Sapaan saat menelepon"; "Jinja? - Benarkah?", dst. Kita jadi bisa belajar bahasa korea deh..

Untuk gaya penulisan pun saya suka banget. Dengan penggunaan kalimat semi-EYD seperti novel terjemahan namun tidak terkesan kaku sama sekali. Gaya tulis rapi-semi-EYD-mirip-novel-terjemahan ini sedikit sekali saya temukan dalam novel karangan anak bangsa. Cuma ada satu pengarang (malah, dia pengarang pertama yang saya kenal karena gaya penulisan ini selain mbak Lia), yang membuat saya ih-wow karena gaya penulisannya yang keren abis. Yaitu mbak Okke Rizka, pengarang Miss-J dan The truth About Fforever.

Saya bilang mirip tapi bukan berarti persis. Mereka setipe tapi tak sama. Yang setipe kan cuma gaya tulis semi-EYDnya doang. Gaya bahasanya udah beda lagi dooong... tiap orang punya ciri khasnya masing-masing yang jadi kelebihan mereka XD

Bisa dibilang gaya penulisan mbak Lia ini bagus banget. Dibandingkan Summer in Seoul, pembawaan mbak Lia lebih oke karena lebih smooth dan nggak patah-patah kayak Summer in Seoul. Saya jauh lebih mudengngeh dalam sekali baca Seoul Cinderella. Hal yang tidak saya rasakan saat membaca Summer in Seoul. Mungkin karena mbak Lia lebih sukses dalam mengasimilasi unsur Indonesia dengan Korea sehingga rasanya kayak gado-gado asli Indonesia. Joss! dan

Novel ini ditujukan bagi pembaca yang suka dengan All-About-Korea atau siapa pun yang menyukai kisah ngepop tapi nggak asal pop karena latar kisahnya yang ih-wow. Nggak terlalu berat buat remaja juga nggak bisa disebut ringan buat pecinta chiclit.

Akhir kata, novel ini sangat menghibur dan dapat memuaskan para korban Korean Wave yang pemimpi ini *tunjuk diri sendiri*
Kalau saya bisa segini excitednya, apalagi kalian ;)

Ayo buruan baca sendiri!

Label

#LERB (7) 19-Nineteen (2) 49 Days (23) A Gentleman’s Dignity (1) Action (8) Adventure (19) Agen Bola PENIPU (1) Agoeng Nadh (1) Ajip Rosidi (1) Aliens (3) Amanda Ashby (1) Amore (3) Antivirus (3) Apocalyptic (9) Arang and the Magistrate (1) Astrid Zeng (3) Baby Faced Beauty (4) Baca blogspot (3) Baca Cerita Drama korea (34) BBI (8) Behind The Scene 49 Days (15) Behind the scene Marry me mary (1) Belanda (1) berita (4) BIG (5) Biografi (1) Books in English Challenge (4) C REAL (1) C-Real (1) can you hear my heart (5) Cerita Abunawas (8) Challenge (7) Character Thursday (1) Cheat Lost Saga (5) Cheat PB (1) Chicklit (2) Childrens (3) China (2) chit-chat (9) Choi Daniel (1) Choi Min Ho (1) Chris Dyer (1) Christina Tirta (1) City Hunter (16) Classic (5) Competition (2) Contemporary (6) Contest (2) Crissy Calhoun (1) Cultural (7) Daftar isi (1) Daniel Choi (1) Death (3) Delirium (1) Djokolelono (1) download (9) Download Film (1) Download IDM Terbaru (1) Download Kpop (3) Dr. Jin (1) Drama (8) Dream High (4) Dream High 2 (7) Dystopia (11) Earthsea Cycle (1) Eugene (2) Eun Jung (1) EXO (1) Fairies (1) Family (2) Fantasy (27) Feby Indirani (1) Film baru (1) Flower Boy Ramyun Shop (5) Flower Boy Ramyun Shop cute teaser (2) Francisca Todi (1) Gado - Gado (5) gambar lucu (1) game (1) game hp (2) Gayle Forman (2) Giveaway (8) Glorius Jae In (1) Glory for Jane (1) Golok Pembunuh Naga (5) Goo Hara (2) Goo Hye Sun (1) Goodbye Miss Ripley (2) Han Hyo Joo (1) Hanakimi korea (3) Header (3) Heartstrings (48) Heartstrings behind the scene (9) High Kick 2 (1) High Quality Dream High 2 (6) Historical Fiction (4) Holocaust (2) Horror (2) Humor (7) Hunger Games (7) Hyorin (1) If I Stay (2) Ika Natassa (3) Ilana Tan (3) Im Joo-hwan (1) indehost (2) Indonesia (16) info (3) IU (9) James Patterson (1) Jane Austen (1) Jang Geun-suk (5) Jang Nara (1) Jepang (2) Jiyeon (3) Jo Hyun Jae (4) John Boyne (1) Jules Verne (1) Jung Il Woo (12) Jung Yong Hwa (1) Jung Youn Hwa (3) Just-For-Fun-RC (2) Karla M. Nashar (1) Ken Grimwood (1) Kim So Eun (3) Kim Soo Hyun (1) Kimi ni todoke/From Me To You (1) kontes Seo (7) Korea (6) Korean Movie (2) Krystal (1) Kunci Jawaban (1) L.J. Smith (2) La Mian (1) Lauren Oliver (1) Lee Jin Ki (3) Lee min ho (11) Lee Yo won (2) Lia Indra Andriana (5) Lie To Me (26) Lorien Legacies (2) Love rain (1) lucu (3) M.G. Harris (2) Maggie Tiojakin (1) Magic (3) Man of Honor (2) Man of Honor ost (3) Marc Levy (1) Marry me Mary (2) Mary Kay Andrews (1) Mary Rodgers (1) Mason Moon (1) Me too flower (1) Meg Cabot (1) Metropop (8) Moammar Emka (1) Moon Geun Young (6) Music (3) My Princess (1) Mystery (5) Myth (2) Myung Wol the Spy (1) Name In A Book Challenge (6) Naruto shippuden (5) Ninit Yunita (1) Non-Fiction (7) Olahraga (4) Onew (31) Operation Proposal (9) Operation Proposal Episode (2) Orizuka (2) Ost 49 Days (4) Ost City Hunter (5) Ost Dream High 2 (9) Ost flower boy ramyun (3) Ost Heartstrings (17) Ost Lie To Me (8) ost poseidon (3) Paranormal (10) Park Min Young (6) Park Shin Hye (5) Penerbit Andi (1) Penerbit Atria (1) Penerbit Authorized Books (1) Penerbit Avon Books (1) Penerbit Bentang (1) Penerbit Buku Katta (1) Penerbit Bukune (1) Penerbit Elex Media Komputindo (1) Penerbit Escaeva (1) Penerbit Gagas Media (4) Penerbit Gradien Mediatama (3) Penerbit Gramedia (27) Penerbit HarperCollins (2) Penerbit Haru (3) Penerbit Mahda Books (1) Penerbit Matahati (3) Penerbit Mizan (6) Penerbit Nulisbuku (1) Penerbit Pustaka Jaya (1) Penerbit Qanita (1) Penerbit Scholastic (1) Penerbit Serambi (2) Penerbit Terakota (1) Penerbit Ufuk Press (2) Perancis (2) Pittacus Lore (3) Poseidon (11) Prediksi Skor (2) Pretty Little Liars (1) Preview Dream High 2 (4) Princess Man (1) PROFILE PEMAIN BOYS BEFORE FLOWERS (1) Queen In-hyun’s Man. (4) Raja gombaL (1) Retni SB (1) Ripley (2) Romance (51) Rooftop Prince (3) Running Man episode (2) Salamander Guru and the Shadows (2) Sara Shepard (1) Scene City Hunter (3) Science Fiction (19) Scott Westerfeld (3) Sherlock SHINee (6) SHINee (1) Short Stories (4) Simone Elkeles (1) Sinopsi Man of Honor (1) sinopsis (70) Sinopsis 19-Nineteen (2) Sinopsis 49 days (2) Sinopsis Dream High 2 (14) Sinopsis Flower Boy Ramyun Shop (24) Sinopsis Heartstrings (26) Sinopsis Lie To Me (17) Sinopsis Man of Honor (14) Sinopsis Operation Proposal (2) Sinopsis Poseidon (2) Sinopsis The Musical (1) smadav 90 pro (1) software (9) Song Ji Hyo (1) Song Joong Ki (1) Stefiani E. I. (1) sub indo (2) Supernatural (8) Suzanne Collins (7) Suzy (1) Taiwan (1) Tatiana De Rosnay (1) Teaser Tuesdays (10) Teenlit (2) tempat add bookmark (1) The Avengers 2012 (1) The Greatest Love (1) The Joshua Files (2) The Moon That Embraces The Sun episode (14) The Musical (1) The Thorn Birds episode (25) The Vampire Diaries (3) Threes Emir (1) Thriller (4) Time Travel (2) Tips SEO (1) tips trick (7) To liong to (4) Travelogue (5) uang (1) Uglies (3) Ursula K. Le Guin (1) US (27) Vampires (3) Virginia Novita (1) W. Somerset Maugham (2) War (2) Warrior Baek Dong Soo (8) Warrior Baek Dong Soo ost (2) web hosting (1) what' up (1) Widget Blog (1) Windy Ariestanty (1) Wishful Wednesday (2) Won Bin (1) Wooyoung (1) Yoo Seung ho (5) Yoon Eun Hye (2) Yoon Shi Yoon (1) Yoona SNSD (1) You are into me (1) You fell in love with me (1) You Have Fallen For Me (1) Young Adult (37) Yudhi Herwibowo (1) Zodiak (1)
 

Gudang Sinopsis Drama Korea Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger